BerandaDatabase KayuKayu Cendana
Spesies

Kayu Cendana

Santalum album

Cendana adalah kayu wangi paling berharga dari Nusa Tenggara Timur. Terasnya menyimpan minyak atsiri bernilai tinggi untuk parfum, dupa, dan ukiran halus.

SantalaceaeSantalumKayu WangiUkiran

01Taksonomi

KingdomPlantae
DivisiMagnoliophyta
KelasMagnoliopsida
OrdoSantalales
FamiliSantalaceae
GenusSantalum
SpesiesSantalum album

02Persebaran

Sebaran di Indonesia

Asal: Nusa Tenggara dan India

Budidaya: Budidaya terbatas, tumbuh lambat

Provinsi: Nusa Tenggara Timur

Habitat: Sabana dan hutan kering

Ketinggian: 50–1.200 mdpl

Curah hujan: 700–1.500 mm/tahun

Jenis tanah: Berkapur, kering

03Karakteristik Kayu

Warna
Cokelat kekuningan
Serat
Lurus
Tekstur
Halus
Kilap
Sedang
Aroma
Sangat harum dan tahan lama

04Sifat & Kekuatan

Sifat Fisik

Berat jenis0,85–0,95
Kerapatan850–950 kg/m³
SusutKecil
Kadar air12–15%

Sifat Mekanik

Kelas kuatII
Kelas awetI (Sangat awet)
Janka HardnessSedang
PengerjaanMudah diukir

Ketahanan

Rayap★★★★
Jamur★★★★
Air laut★★★★★
Cuaca★★★★★

05Kegunaan Utama

Ukiran
Patung dan tasbih
Minyak Atsiri
Parfum dan aromaterapi
Dupa
Bahan wewangian
Aksesori
Kotak dan hiasan

06Pertanyaan Umum

Kenapa cendana sangat mahal?

Pertumbuhannya sangat lambat dan minyak atsirinya bernilai tinggi, sementara populasinya terbatas dan dilindungi.

Bagian mana yang paling berharga?

Bagian teras dan akar, karena di situ kandungan minyak wanginya paling pekat.

Data teknis di halaman ini adalah rujukan umum yang dihimpun dari berbagai sumber dan dapat berbeda tergantung asal, umur, dan penanganan kayu. Verifikasi untuk kebutuhan teknis atau komersial.